FILOSOFI PENDIDIKAN INDONESIA TOPIK 1.1 MULAI DARI DIRI

 

PPG BAGI CALON GURU UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

Nama  : Endah Tri Puspitaningrum

NIM    : 24402400189

Rombel: D


FILOSOFI PENDIDIKAN INDONESIA

TOPIK 1.1 MULAI DARI DIRI

 

Sekolah adalah masa-masa yang sangat menyenangkan dan paling saya rindukan saat ini. Pengalaman yang membuat saya menjadi rindu bersekolah adalah suasana kelas ketika belajar bersama guru dan teman-teman, terutama ketika pembelajaran yang seru dengan diselingi oleh lelucon. Selain itu, saya juga rindu ketika jam istirahat makan di kantin bersama teman-teman lalu bercanda tawa dengan mereka. Waktu di bangku SMA saya menemukan sahabat-sahabat yang sampai saat ini masih ada untuk saya. Saya rindu sekali ketika belajar bersama di kelas bersama sahabat-sahabat saya yang mana sekarang kami sudah terpisah jarak dan tidak bisa bertemu setiap hari seperti waktu masih sekolah.

Ketika bersekolah saya belajar banyak hal yang belum saya ketahui sebelumnya sehingga membuat saya semakin berkembang. Peristiwa yang membuat saya merasa berkembang dan belajar sebagai seorang pelajar adalah ketika adanya tugas mandiri maupun tugas kelompok yang diberikan oleh guru. Ketika diberikan tugas mandiri, saya berusaha menyelesaikannya sendiri, dan akhirnya saya mendapatkan nilai yang memuaskan. Hal tersebut membuat saya berkembang dan percaya diri bahwa saya bisa. Dan ketika diberikan tugas kelompok, saya juga merasa semakin berkembang dikarenakan bisa belajar untuk membagi tugas dan berdiskusi dengan teman yang lain dalam mengerjakan tugas.

Ketika berada dis Sekolah Menengah Atas (SMA) saya memiliki guru idola. Sosok guru idola saya adalah guru PPKN yang bernama Pak Haryanto. Saya mengidolakannya dikarenakan beliau adalah sosok yang humoris, ramah, dan cerdas. Beliau adalah guru yang dekat dengan anak muridnya. Beliau mengajar dengan sangat menyenangkan dengan memasukkan unsur permainan juga ketika pembelajaran, lalu penjelasannya juga mudah dipahami. Beliau juga mengajar sesuai perkembangan zaman yang mana pada saat itu kerap kali menayangkan video pembelajaran maupun powerpoint di dalam kelas. Oleh karena itu, saya ingin menjadi seorang guru yang seperti beliau yaitu dekat dengan peserta didik, menyenangkan dan mengajar sesuai perkembangan zaman agar anak-anak nyaman belajar bersama saya.

Dampak dari proses belajar di sekolah sangat saya rasakan sampai saat ini. Proses belajar dari segi kognitif yang dampaknya saya rasakan sampai saat ini adalah ketika dahulu waktu SMA dan kuliah pernah beberapa kali diajak untuk membuat suatu kerajinan. Hal tersebut dampaknya masih bisa saya rasakan sampai saat ini yang mana mempu meningkatkan kreatifitas saya dan apa yang sudah saya pelajari dapat menjadi referensi untuk dapat saya terapkan ketika mengajar di kelas nanti. Sedangkan proses belajar dari segi afektif yang dampaknya saya rasakan sampai saat ini yaitu sikap tanggungjawab ketika bekerjasama dengan orang lain. Dahulu semasa sekolah dan kuliah selalu ada tugas kelompok, sehingga melalui kebiasaan tersebut berdampak pada kesadaran rasa tanggungjawab ketika melakukan kerjasama dengan orang lain.

Guru memiliki peran penting dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Saya memilih menjadi guru karena saya sangat senang untuk membagikan ilmu atau apa yang saya ketahui kepada orang lain (peserta didik). Saya termasuk orang yang suka dengan anak kecil sehingga menurut saya menjadi guru Sekolah Dasar adalah pilihan yang tepat bagi hidup saya. Saya akan menjadi guru yang berpihak pada peserta didik dengan cara melakukan pendekatan dengan mereka untuk mengenali karakter mereka. Saya yakin dengan mengenali karakter mereka saya akan tahu apa strategi pembelajaran yang cocok dan perlakuan bagaimana yang cocok untuk masing-masing peserta didik. Selain itu, saya akan berusaha meningkatkan keaktifan peserta didik di dalam kelas. Saya akan menerapkan pembelajaran kooperatif dan memposisikan diri sebagai fasilitator agar anak-anak dapat mandiri dan lebih aktif dalam kelompoknya.

Demikian cerita pegalaman saya rindu sekolah hingga alasan saya memilih menjadi guru. Semoga tulisan saya diatas dapat bermanfaat dan menjadi bahan juga untuk bernostalgia mengingat masa-masa sekolah.  

Komentar